PENUTUPAN DIKMABA TNI AD TAHAP II KECABANGAN INFANTERI TA. 2010
Sabtu, 31 Juli 2010 (10:50)
Palembang, (Pendam II/Swj). Pangdam II/Swj Mayor Jendral TNI Mochammad Sochib, S.E., M.B.A., yang diwakili Danrindam II/Swj Kolonel Inf Sarifudin Harahap, S.H., bertindak selaku Irup pada Upacara Penutupan Dikmaba TNI AD Tahap II Kecabangan Infanteri TA. 2010, Sabtu, 31 Juli 2010, bertempat di Mako Rindam II/Swj Lahat.
Pangdam II/Swj dalam amanatnya yang dibacakan Danrindam II/Swj mengatakan, bahwa pengetahuan dan keterampilan olah keprajuritan, kesegaran jasmani dan jiwa korsa prajurit yang telah kalian miliki setelah ditempa di lembaga ini merupakan bekal awal yang harus kalian kembangkan di satuan nanti. Oleh karena itu proses belajar dan berlatih tidak boleh berhenti, sambil mengaplikasikan semua kemampuan yang telah kalian miliki itu secara benar baik di satuan maupun di daerah operasi. Sadarilah bahwa, semua yang kalian dapatkan dalam pendidikan sekarang ini baru merupakan pengetahuan dan keterampilan yang bersifat dasar yang masih harus dikembangkan dan ditingkatkan di satuan tempat penugasan nantinya, agar kalian menjadi prajurit yang militan dan profesional yang siap menghadapi segala tantangan tugas yang akan dihadapi. Prajurit Infanteri yang militan adalah prajurit yang memiliki sikap mental yang ulet, gigih dan tidak kenal menyerah dalam melaksanakan tugas, dimanapun dan dalam keadaan apapun. Demikian pula prajurit yang profesional mempunyai arti dapat menyelesaikan tugas-tugasnya dengan tuntas tanpa menimbulkan masalah baru dan dalam menyelesaikan tugasnya selalu berpedoman pada norma-norma dan prosedur yang berlaku. Agar kalian dapat mewujudkan hal tersebut sebagai landasan bersikap dan bertindak dalam keseharian baik dalam kedinasan maupun di luar dinas, kalian harus mem- pedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. Di samping itu perlu juga kalian sadari, bahwa kehidupan prajurit senantiasa terikat dan diikat oleh berbagai aturan disiplin maupun norma hukum yang berlaku. Dalam kaitan ini saya minta agar kalian senantiasa mentaati, mempedomani dan melaksanakan semua aturan serta norma dasar keprajuritan dan ketentuan hukum yang berlaku. Sebagai seorang prajurit yang Sapta Margais, setiap langkah dan tindakan harus berpedoman pada Sapta Marga, sehingga apa yang kalian lakukan benar-benar merupakan pengamalan nilai-nilai Sapta Marga, baik dalam kedinasan maupun dalam bermasyarakat. Jadilah seorang prajurit yang berjiwa ksatria, jujur dan dapat diandalkan sebagai Bhayangkari Negara. Lebih Lanjut Pangdam II/Swj mengatakan, kalian juga harus memiliki kebanggan sebagai prajurit TNI yang bertugas menegakkan kedaulatan negara dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kondisi wilayah NKRI yang sangat luas dan terdiri dari pulau-pulau akan menjadi kendala dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI serta keselamatan bangsa. Oleh karena itu dalam melaksanakan tugas-tugas TNI, kalian harus dapat berinteraksi dan bekerjasama dengan rakyat. Semua itu dapat dicapai bila setiap prajurit TNI termasuk kalian selalu berdisiplin, berbuat baik kepada rakyat dan tidak menyakiti hati rakyat dimanapun kalian berada dan bertugas. Kepada Danrindam II/Swj beserta Staf, Pembina dan Pelatih, saya ucapkan terima kasih atas kesungguhan dan dedikasinya dalam penyelenggaraan Pendidikan ini sehingga dapat berjalan dengan baik. Kepada para mantan Bintara Siswa yang akan ditempatkan di satuan-satuan jajaran TNI AD, khususnya di luar jajaran Kodam II/Swj saya ucapkan selamat jalan dan selamat bertugas. Hadir pada upacara tersebut, Para Dansatdik jajaran Rindam II/Swj, Para Gumil, Pelatih dan Pembina jajaran Rindam II/Swj
|