Security Hole Websites ini masih terbuka lebar... " Ini WARNING ke 2 sebagai PARCEL LEBARAN : Segera benahi websites ini atau desain ulang websitesnya & Minal A'idzin Walfa'idzin - Mohon Maaf Lahir dan Bathin... "
Search



09/09/2010 17:26:43

Menu Utama

 HOME
 NORMA
       Sapta Marga
       Sumpah Prajurit
       11 Asas Kepemimpinan
       8 Wajib TNI
 PRASAJA
       Struktur
       Pangdam
       Kasdam
       Jajaran
       Hari Jadi
       Peta Dislokasi Satuan Kodam II
       Penugasan
       Visi & Misi Kodam II
 SEJARAH
       Organisasi
       Panglima
       Sesepuh
       Pergolakan
       Perjuangan
       AM Belanda
       Kisah Heroik
 IDENTITAS
       Lambang
       Pataka
       Mars
 SATUAN KODAM II/ SWJ
       KOREM
       BATALYON
 PENDAFTARAN PRAJURIT
       Pendaftaran AKMIL
       Pendaftaran PA PK
       Pendaftaran Bintara
       Pendaftaran Tamtama
 KONTAK
 GALLERY
 COMMENTS
Latest News

UPACARA BENDERA MINGGUAN
06/09/2010 15:44
ACARA BUKA PUASA DI KEDIAMAN PANGDAM II/SWJ
06/09/2010 15:17
PENUTUPAN PELATIHAN BELADIRI MILITER TERSEBAR TAHUN 2010
06/09/2010 14:00
PENUTUPAN LATIHAN GELADI MAKO OPSRATGAB DI KODAM II/SWJ TA 2010
03/09/2010 17:03
KETUA PERSIT KCK PD II/SWJ MENGHADIRI ACARA MTQ ANTAR ANGGOTA PERSIT KCK SE GARNIZUN PALEMBANG
01/09/2010 15:48
PEMBUKAAN LATIHAN GELADI MAKO OPSRATGAB DI KODAM II/SWJ TA 2010
31/08/2010 18:22
ACARA BUKA PUASA DAN SHALAT TARAWIH PANGDAM II/SWJ BERSAMA UNSUR MUSPIDA KOTA PALEMBANG
31/08/2010 16:15
SOSIALISASI TENTANG OPTIMALISASI PERAN TNI DALAM MEMBANGUN KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA DI MAKODAM II/SWJ
26/08/2010 14:50
PANGDAM II/SWJ TERIMA KUNJUNGAN PIMPINAN BRI PALEMBANG
25/08/2010 15:03
KUNJUNGAN KERJA PANGDAM II/SWJ KE KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR, SUMSEL
23/08/2010 15:15
Email

INTERNAL E-MAIL

 

PERANG LIMA HARI LIMA MALAM



Gambaran Sengitnya Pertempuran
Dengan Latar Belakang Kobaran Api dan Masjid Agung


1 Januari 1947

Dari RS. Charitas terjadi rentetan tembakan disusul oleh ledakan-ledakan dahsyat kearah kedudukan pasukan kita yang bahu membahu dengan Tokoh masyarakat bergerak dari pos di Kebon Duku (24 Ilir Sekarang) mulai dari Jalan Jenderal Sudirman terus melaju kearah Borsumij, Bomyetty Sekanak, BPM, Talang Semut.

 

2 Januari 1947

Diperkuat dengan Panser dan Tank Canggih Belanda bermaksud menyerbu dan menduduki markas Tentara Indonesia di Masjid Agung Palembang. Pasukan Batalyon Geni dibantu oleh Tokoh Masyarakat bahu membahu memperkuat barisan mengobarkan semangat jihad yang akhirnya dapat berhasil mempertahankan Masjid Agung dari serangan sporadis Belanda. Pasukan bantuan belanda dari Talang Betutu gagal menuju masjid agung karena disergab oleh pasukan Lettu. Wahid Luddien sedangkan pada hari kedua Lettu Soerodjo tewas ketika menyerbu Javache Bank. Diseberang ulu Lettu. Raden. M menyerbu kedudukan strategis belanda di Bagus Kuning dan berhasil mendudukinya untuk sementara. Bertepatan dengan masuknya pasukan bantuan kita dari Resimen XVII Prabumulih

 

3 Januari 1947

Pertempuran yang semakin sengit kembali memakan korban perwira penting Lettu. Akhmad Rivai yang tewas terkena meriam kapal perang belanda di sungai seruju. Keberhasilan gemilang diraih oleh Batalyon Geni pimpinan Letda Ali Usman yang sukses menhancurkan Tiga Regu Kaveleri Gajah Merah Belanda. Meskipun Letda Ali Usman terluka parah pada lengan.

Pasukan lini dua kita yang bergerak dilokasi keramat Candi Walang (24 Ilir) menjaga posisi untuk menghindari terlalu mudah bagi belanda memborbardir posisi mereka. Sedangkan pasukan Ki.III/34 di 4 Ulu berhasil menenggelamkan satu kapal belanda yang sarat dengan mesiu. Akibatnya pesawat-pesawat mustang belanda mengamuk dan menghantam selama 2 jam tanpa henti posisi pasukan ini.

Pada saat ini pasukan bantuan kita dari Lampung, Lahat dan Baturaja tiba dikertapati namun kesulitan memasuki zona sentral pertempuran diareal masjid agung dan sekitar akibat dikuasainya Sungai Musi oleh Pasukan Angkatan Laut Belanda.



Pasukan Indonesia
Menyebrangi Sungai Musi untuk Membantu Posisi Front


4 Januari 1947

Belanda mengalami masalah amunisi dan logistik akibat pengepungan hebat dari segala penjuru oleh tentara dan rakyat, sedangkan tentara kita  mendapat bantuan dari Tokoh masyarakat dan pemuka adat yang mengerahkan pengikutnya untuk membuka dapur umum dan lokasi persembunyian serta perawatan umum.

Pasukan Mayor Nawawi yang mendarat di keramasan terus melaju ke pusat kota melalui jalan Demang Lebar Daun. Bantuan dari pasukan ke masjid agung terhadang di Simpang empat BPM, Sekanak, dan Kantor Keresidenan oleh pasukan belanda sehingga bantuan belum bisa langsung menuju kewilayah charitas dan sekitar.

 

5 Januari 1947

Pada hari ke Lima panser belanda serentak bergerak maju kearah Pasar Cinde namun belum berani maju karena perlawanan sengit dari Pasukan Mobrig kita pimpinan Inspektur Wagiman dibantu oleh Batalyon Geni. Sedangkan pasukat belanda dijalan merdeka mulai sekanak tetap tertahan tidak mampu mendekati masjid agung. Akibat kesulitan tentara belanda dibidang logistik dan kesulitan yang lebih besar pada pihak kita pada bidang amunisi akhirnya dibuat kesepakatan untuk mengadakan Cease Fire.



Perundingan Cease Fire

 


Pasukan dari Kebun Duku diperintahkan untuk menyerang Jalan Jawa lama dan 11 Siang telah menyusun barisan berangkat ke kenten. Tiba-tiba dalam perjalanan Kapal Belanda menembaki rumah sekolah yang dihuni oleh Batalyon Geni dan Laskar Nepindo sehingga pihak kita mengalami banyak kerugian dan korban jiwa.

Dalam Cease Fire TKR dan laskar serta badan-badan perlawanan rakyat diperintahkan mundur sejauh 20 KM dari kota palembang atas perintah Komandan Divisi II Kolonel Bambang Utoyo. Sedangkan dikota palembang hanya diperbolehkan pasukan ALRI dan unsur sipil dari RI yang tinggal.

 
Profil


PANGDAM II/SWJ


KASDAM II/SWJ

LINK

 

 Pemerintah Indonesia

    TNI    DEPHAN

TNI AD
TNI AL



 

 

Suara Sriwijaya

 EDISI 1
 
 
 
 EDISI 2
 
 
 EDISI 3
 
 
EDISI 4
 
 
EDISI 5

 
Copyright © 2009 by Kodam II Sriwijaya. Development & Design by Digital Kreasi