Selamat Datang Di Website Kodam II/Sriwijaya "Patah Tumbuh Hilang Berganti"
Search



24/11/2017 05:22:52

Menu Utama

 HOME
 NORMA
       Sapta Marga
       Sumpah Prajurit
       11 Asas Kepemimpinan
       8 Wajib TNI
       Panca Prasetya Korpri
       Perintah Harian Panglima TNI
 PRASAJA
       Struktur
       Pangdam
       Kasdam
       Jajaran
       Hari Jadi
       Peta Dislokasi Satuan Kodam II
       Penugasan
       Visi & Misi Kodam II
 SEJARAH
       Organisasi
       Panglima
       Sesepuh
       Pergolakan
       Perjuangan
       AM Belanda
       Kisah Heroik
 IDENTITAS
       Lambang
       Pataka
       Mars
 SATUAN KODAM II/ SWJ
       KOREM
       BATALYON
 PENDAFTARAN PRAJURIT
       Pendaftaran AKMIL
       Pendaftaran PA PK
       Pendaftaran Bintara
       Pendaftaran Tamtama
       Pendaftaran Beasiswa PA PK
 KONTAK
 GALLERY
 COMMENTS
 PENERANGAN PASUKAN
       PENERANGAN PASUKAN
 ARTIKEL
Latest News

PANGLIMA TNI : SAMPAI KAPANPUN TNI TIDAK PERNAH MELUPAKAN PARA PEJUANG DAN SENIOR
23/11/2017 09:13
KASREM 041/GAMAS MENGHADIRI RAPAT EVALUASI UPSUS PAJALE TAHUN 2017
23/11/2017 09:06
ANGGOTA MAKOREM LATIHAN MENEMBAK TRIWULAN IV 2017
23/11/2017 08:59
DANRAMIL 418-06/KAMBOJA BERI WASBANG KEPADA MURID SLTP
23/11/2017 07:12
KUMDAM II/SWJ BERIKAN PENYULUHAM HUKUM KEPADA PRAJURIT DAN PNS JAJARAN KOREM 043/GATAM
22/11/2017 07:45
PANGLIMA TNI : KEBERHASILAN TUGAS MILIK ANAK BUAH, KEGAGALAN TANGGUNG JAWAB KOMANDAN
22/11/2017 07:41
TIM PENILAI KEMENDAGRI TINJAU BIOS 44 DI MAKOREM 044/GAPO
22/11/2017 07:33
PANGLIMA TNI : SOLIDITAS TNI DAN POLRI HARUS TETAP DIPERTAHANKAN
21/11/2017 00:44
PANGLIMA TNI : SOLIDITAS TNI-POLRI CIPTAKAN STABILITAS POLITIK DAN KEAMANAN
20/11/2017 17:11
SATGAS PAMTAS RI-MALAYSIA YONIF 141/AYJP MENGGALI POTENSI PUTRA PUTRI DAERAH BATUMAJANG
20/11/2017 17:11
Email

INTERNAL E-MAIL

 

Calendar

November 2017
MiSnSeRbKmJmSb
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

PENERANGAN PASUKAN

 

 Nomor  :  09 (Edisi September 2017)

 HATI-HATI KEBANGKITAN KOMUNISME DI INDONESIA


            Di era globalisasi dan transparansi informasi dewasa ini, PKI yang sekarang dimotori Aidit junior (Putra DN ketua PKI) sudah mulai berani bergerak menggalang opini guna membelokkan fakta sejarah dengan mengadakan Simposium Nasional Tragedi 1965, Pengikut Komunis ini memanfaatkan peluang  untuk kembali menawarkan ideologi komunis kepada bangsa Indonesia, sebagai ideologi alternatif.

             Propaganda Komunis dan keturunannya juga sudah merajalela, seperti film “Senyap” dan buku “Aku Bangga Jadi Anak PKI” ini juga contoh nyata upaya penggalan opini dan simpati masyarakat yang saat ini semakin miskin pemahaman sejarah.  

             Adapun sasaran pokok propaganda adalah golongan masyarakat yang masih lemah ketahanan ideologinya, khususnya kelompok pemuda, mahasiswa dan para pemimpin organisasi massa, dengan cara menggalang, merangkul, membujuknya untuk berpihak kepada PKI.

             Dalam kegiatannya, PKI terus berupaya untuk kembali eksis dan mencari pembenaran dengan  memutarbalikkan fakta sejarah, bahwa seolah mereka adalah korban dan pihak yang tertindas. Berbagai manuver dan aksi terus dilakukan dalam rangka menanamkan ideologi komunis dan mempengaruhi masyarakat melalui kegiatan simposium, orasi, penulisan buku, pembuatan film bernuansa komunis, propaganda media sosial dan lain sebagainya.

             Fenomena kebangkitan kembali paham komunis ini, tentu menuntut kewaspadaan kita sebagai Aparat Negara, walaupun PKI dan ormasnya telah dibubarkan dan dinyatakan sebagai organisasi terlarang, namun ideologi komunis terus hidup dan bermetamorfosa. Saat ini PKI sering disebut dengan istilah KGB (Komunis Gaya Baru) atau Neo Komunisme, mereka berupaya menyesuaikan dengan tuntutan jaman, menyusupkan kader-kadernya ke seluruh lini kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

             Pangdam II/Swj telah menekankan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam II/Swj beserta keluarganya untuk senantiasa waspada dan peka serta mencermati terhadap aliran-aliran atau ideologi yang mengarah ke radikalisme dan terorisme yang sedang marak belakangan ini. 

             Sehubungan dengan itu, dalam upaya antisipasi dan penanganan bangkitnya kelompok radikal Komunis di wilayah Kodam II/Swj, maka pimpinan dan seluruh personel Kodam II/Swj agar :

 Pertama, bila mengetahui ada warga masyarakat yang memakai atau menjual atribut berlambang komunis (palu arit) agar ditangkap, selanjutnya bawa ke kantor Kodim/Korem untuk diinterogasi/ diusut tentang asal usul atribut serta ambil foto/ \dokumentasi atribut tersebut sebagai barang bukti dan segera serahkan kepada pihak Kepolisian,

 Kedua, tidak boleh ragu atau gamang dalam bertindak, dengan senantiasa mempedomani payung hukum yang berlaku, yakni : Tap MPRS No.XXV /1966 tentang larangan komunisme  dan UU no. 27 tahun 1999 tentang kejahatan terhadap keamanan Negara,

 Ketiga, terus melaksanakan pembinaan terhadap masyarakat di lingkungannya, terutama generasi muda baik yang belum mengetahui maupun yang sudah mulai terpengaruh paham komunis.

 Keempat, melakukan Nobar (Nonton Bareng) Film G 30 S/PKI dengan masyarakat, memasang spanduk di lingkungan Markas satuan atau lokasi strategis lainnya, bertuliskan antara lain : “waspada KGB (Komunis Gaya Baru), jelmaan PKI telah berada di tengah-tengah kita, satu kata tolak komunisme, mari kita bersatu padu untuk menghancurkan upaya kebangkitan PKI.”

             Demikian Lembar Penerangan Pasukan ini disampaikan, untuk dipahami dan diindahkan oleh  segenap prajurit dan PNS satuan jajaran Kodam II/Swj.

 
Profil

 
 
 
PANGDAM II/SWJ
MAYJEN TNI AM. PUTRANTO, S.Sos
 

 
 KASDAM  II/SWJ
BRIGJEN TNI DR. MARGA TAUFIQ, S.H., M.H.
LINK

 

Pemerintah Indonesia

 

    

   TNI        KEMHAN

 

 

TNI AL
   045 GAYA 
   BATALYON
   BATALYON
  
Penerangan Pasukan

Suara Sriwijaya

 

MAJALAH EDISI 22


 MAJALAH EDISI KHUSUS
Copyright © 2009 by Kodam II Sriwijaya. Development & Design by Digital Kreasi