Selamat Datang Di Website Kodam II/Sriwijaya " Patah Tumbuh Hilang Berganti ".
Search



22/05/2013 00:42:08

Menu Utama

 HOME
 NORMA
       Sapta Marga
       Sumpah Prajurit
       11 Asas Kepemimpinan
       8 Wajib TNI
       Panca Prasetya Korpri
 PRASAJA
       Struktur
       Pangdam
       Kasdam
       Jajaran
       Hari Jadi
       Peta Dislokasi Satuan Kodam II
       Penugasan
       Visi & Misi Kodam II
 SEJARAH
       Organisasi
       Panglima
       Sesepuh
       Pergolakan
       Perjuangan
       AM Belanda
       Kisah Heroik
 IDENTITAS
       Lambang
       Pataka
       Mars
 SATUAN KODAM II/ SWJ
       KOREM
       BATALYON
 PENDAFTARAN PRAJURIT
       Pendaftaran AKMIL
       Pendaftaran PA PK
       Pendaftaran Bintara
       Pendaftaran Tamtama
 KONTAK
 GALLERY
 COMMENTS
Latest News

PEMBUKAAN SOSIALISASISIMAK BMN DAN PENYUSUNANLAPORAN KEUANGAN UO TNI AD TW. II TA. 2013 DI LINGKUNGAN KODAM II/SWJ
21/05/2013 06:01
KOREM ADAKAN LOMBA GAPLE
21/05/2013 03:51
DANREM 042/GAPU HADIRI UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL TINGKAT PROVINSI JAMBI TAHUN 2013
20/05/2013 09:17
KASAD: BELA YANG BENAR, HUKUM YANG SALAH
20/05/2013 09:15
TRADISI PENYAMBUTAN KOMANDAN KOREM 043/GATAM BARU.
20/05/2013 09:12
TMMD MERUPAKAN SARANA MEMBANTU PEMERINTAH DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT.
20/05/2013 09:09
KOMANDAN KOREM 043/GATAM SEBAGAI IRUP PADA UPACARA PEMBUKAAN TMMD KE 90 TA. 2013 DI KABUPATEN MESUJI.
20/05/2013 09:05
SERAH TERIMA JABATAN DAN TRADISI DANREM 043/GATAM, KAPALDAM II/SWJ DAN LO TNI AU
17/05/2013 07:49
4 ANGGOTA YON ARMED KEMBALI DISIDANG
17/05/2013 07:45
UPACARA 17-AN BULAN MEI 2013
17/05/2013 07:41
Email

INTERNAL E-MAIL

 

Calendar

Mei 2013
MiSnSeRbKmJmSb
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

DANREM 042/GAPU “MEMBANGUN KESADARAN DAN KEMAMPUAN BELA NEGARA DIKALANGAN BANGSA INDONESIA”

Jumat, 07 September 2012 (15:39)

Jambi,Korem 042/Garuda putih

            Danrem 042/Gapu Kolonel Kav Hasto PR Yuwono,S.IP memberikan Materi Wawasan Kebangsaan dan 4 Pilar Kebangsaan kepada para Mahasiswa dan Mahasiswi AKPER Garuda Putih Jum’at Tanggal 7 September 2012 bertempat di Kampus AKPER Garuda Putih Kota Jambi.

Danrem 042/Gapu Menjelaskan bahwa Wawasan kebangsaan ialah cara pandang bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 tentang diri dan lingkungannya dalam mengekspresikan diri di tengah-tengah kehidupan antar bangsa di dunia. Dihadapkan kepada kondisi pemahaman kesadaran berbangsa dan bernegara, maka masalah pokok yang perlu dipecahkan bersama adalah bagaimana membangun kesadaran dan kemampuan Bela Negara dikalangan bangsa Indonesia yang berdasarkan pemahaman wawasan nusantara dalam rangka membangun ketahanan nasional.  Setiap orang tentu memiliki rasa kebangsaan dan memiliki wawasan kebangsaan dalam perasaan atau pikiran, paling tidak di dalam hati nuraninya. Dalam realitas, rasa kebangsaan itu seperti sesuatu yang dapat dirasakan tetapi sulit dipahami. Namun ada getaran atau resonansi dan pikiran ketika rasa kebangsaan tersentuh. Rasa kebangsaan bisa timbul dan terpendam secara berbeda dari orang per orang dengan naluri kejuangannya masing-masing, tetapi bisa juga timbul dalam kelompok yang berpotensi dasyat luar biasa kekuatannya.

Lebih lanjut Danrem 042/Gapu menyampaikan bahwa Globalisasi menimbulkan  krisis multidimensional.Hal ini dapat kita lihat dari berbagai fenomena kehidupan bangsa ini, antara lain :

a. Gaya hidup materialistis dan individualistis masyarakat semakin menguat.

b. Rasa solidaritas, kekeluargaan, ramah tamah dan rasa cinta tanah air semakin memudar.

c. Pancasila nyaris tidak lagi dihayati dan diamalkan.

d. Wawasan sempit perbedaan pendapat selalu berujung permusuhan yang  cenderung anarkis.

e. Kemerosotan moral, watak, mental dan perilaku/etika hidup bermasyarakat dan berbangsa.

f.  Sulitnya penegakan hukum.

 

Krisis dimensional yang berpengaruh negatif terhadap wawasan kebudayaan kita saat ini ditunjukkan dengan indikasi, antara lain :

 1.         Bangsa ini tengah alami situasi yang berbahaya dengan turunnya sikap dan semangat :

a.    Kemandirian.

b.    Kepedulian.

c.    Rasa tanggung jawab.

d.    Komitmen kebangsaan.

 2.         Krisis/keterpurukan di berbagai bidang (Ipoleksosbudhankam) yang disebabkan oleh :

a.    Tindakan Immoral dan anarkis.

b.    Kesadaran etnis yang sempit.

c.    Sikap dan perilaku primodialisme.

d.    Kurang menghargai heterogenitas bangsa

 

Danrem 042 /Gapu Kolonel Kav Hasto PR Yuwono,S.IP Lebih jauh menjelaskan tentang :

 1.         Pengertian wawasan kebangsaan.       Adalah cara pandang bangsa Indonesia baik kedalam dan keluar tentang berbagai permasalahan yang dialami bangsa meliputi bidang Ipoleksosbudhankam.

 2.         Konsepsi wawasan kebangsaan.

a.         Konsep geopolitik.   Adalah konsep tentang bagaimana memelihara dan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan wilayah nasional.  

b.         Konsep geostrategis.          Adalah konsep tentang manajemen pembangunan nasional dalam rangka membangun ketahanan nasional untuk mempertahankan eksistensi bangsa.

 3.         Wawasan kebangsaan bersifat abstrak dan dinamis. Terdapat 3 (tiga) komponen pokok dalam memahami wawasan kebangsaan, yaitu :

 a.            Rasa kebangsaan.

b.            Paham kebangsaan.

c.            Semangat kebangsaan.

 Rasa kebangsaan sangat memprihatinkan, bahkan mulai luntur. Contoh :

a.            Kurang menghargai simbol pemersatu bangsa (bendera, lagu dst).

b.            Masih ada yang ingin mengibarkan bendera selain merah putih.

c.             Geberasi muda banyak yang tidak hafal lagu-lagu perjuangan.

 Ikatan nilai-nilai kebangasaan yang selama ini terpatri kuat dalam kehidupan bangsa Indonesia (cinta tanah air, bela Negara dan semangat patriotisme mulai luntur. Contoh :

a.            Pada zaman perjuangan ada semboyan “ merdeka / mati ” , saat ini apa ?

b.            Perkelahian antar supporter sepak bola makin sering terjadi.

 Nilai-nilai budaya yang merupakan nilai-nilai kebangsaan terasa makin pudar. Contoh :

a.            Gotong-royong, kesetiakawanan sosial dan rela berkorban menipis.

b.            Konflik antar etnis, antar agama atau kepercayaan yang berbeda makin sering  terjadi.

 Danrem 042/Gapu secara rinci  juga menjelaskan apa yang Dijelaskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya pada acara peringatan  pidato Soekarno 1 Juni 1945 di Gedung MPR, Jakarta tanggal 1 Juni 2010 : “ Tidak sepatutnya kita memperdebatkan kembali Pancasila sebagai dasar Negara”. Ini penting, karena MPR pada 1998 melalui TAP MPR nomor 18/MPR/1998 maka Pancasila di tetapkan sebagai dasar Negara.  Karena itu kontra produktif dan Unhistories “Pancasila bersama UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika adalah empat pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang telah menjadi bagian kehidupan bangsa ini sepanjang masa”. Empat pilar kebangsaan harus selalu kokoh dan kuat seperti penyangga/tiang sebuah bangunan, bila ada yang rapuh/lemah maka bangunan itu akan runtuh/hancur. 4 Pilar Kebangsaan perlu ditegakkan melalui pengamalan yang nyata : Pancasila. Diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, UUD 1945 Dilaksanakan dengan baik sehingga terciptanya keadilan dalam masyarakat dan kesamaan kedudukan di depan hukum, Bhineka Tunggal Ika  Menjiwai kehidupan bermasyarakat sehingga tercipta kerukunan dan toleransi dan NKRI diperjuangkan agar berdaulat, utuh dan selamat.

 Hadir Pada acara tersebut Dandim 0415/Batanghari,Dandenkesyah, Direktur Akper, Para Dosen Akper dan para Mahasiswadan Mahasiswi Akper Garuda Putih ( Penrem 042/Gapu )


 
Profil

 
PANGDAM II/SWJ
MAYJEN  TNI NUGROHO WIDYOTOMO
 
 
 
 KASDAM  II/SWJ
BRIGJEN TNI SYAHIDING
LINK

 

Pemerintah Indonesia

 

    

   TNI        KEMHAN

 

 

TNI AL
YONKAV 5 SERBU





 

 

Suara Sriwijaya

 EDISI 1
 
 
 
 EDISI 2
 
 
 EDISI 3
 
 
EDISI 4
 
 
EDISI 5
 
 
EDISI 6
 
 
 
 EDISI 7
 
 
EDISI 8
 
 
 EDISI 9
 
 
EDISI 10

Copyright © 2009 by Kodam II Sriwijaya. Development & Design by Digital Kreasi