SERAH TERIMA TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB JABATAN DANREM 044/GAPO
Kamis, 22 Juli 2010 (13:11)
Palembang, (Pendam II/Swj).
Pangdam II/Swj Mayor Jenderal TNI Mochammad Sochib, S.E., M.B.A., bertindak selaku Irup pada upacara serah terima jabatan Danrem 044/Gapo, dari pejabat lama Kolonel Inf Edy Sumarto kepada pejabat baru Kolonel Inf Wiyarto, S. Sos., Kamis 22 Juli 2010, bertempat di Lapangan Apel Makodam II/Swj.
Pangdam dalam amanatnya mengatakan bahwa pergantian pejabat dan mutasi personel di lingkungan TNI AD seperti yang sedang kita laksanakan pada hari ini, merupakan hal yang biasa dan sebagai realisasi dari kebijakan pimpinan TNI AD dalam rangka regenerasi serta menjawab tuntutan kebutuhan organisasi guna mengoptimalkan kemampuan satuan dalam mendukung tugas pokok TNI AD, khususnya Kodam II/Swj. Pergantian pejabat juga merupakan bagian dari pembinaan karier Perwira dalam kaitan TOD dan TOA yang bertujuan untuk memperluas wawasan bagi Perwira yang bersangkutan guna meningkatkan kinerja dan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas selanjutnya. Seperti kita ketahui bersama, wilayah Provinsi Sumsel dan Babel adalah wilayah yang strategis baik ditinjau dari aspek geografi, potensi kekayaan alam, jumlah penduduk dan arus lalu lintas yang padat baik darat maupun laut. Kondisi tersebut menjadikan wilayah ini memiliki daya tarik bagi masyarakat luas baik dari luar wilayah Provinsi Sumsel dan Provinsi Babel maupun luar negeri. Kondisi wilayah dengan pembangunan yang pesat selain berdampak positif bagi masyarakat, bangsa dan negara, tidak menutup kemungkinan munculnya dampak ikutan yang negatif seperti dimanfaatkannya sebagai daerah transit manusia dan barang yang terkait dengan berbagai bentuk tindak kejahatan yang setiap saat dapat mengganggu stabilitas keamanan, ketentraman dan kenyamanan masyarakat. Oleh karena itu saya berharap Korem 044/Gapo dapat mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan bekerja sama dengan instansi lainnya. Kenali dan pahami karakteristik daerah dari berbagai aspek yang ada, manfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk berkomunikasi langsung dengan Pemda, Instansi lain dan segenap komponen masyarakat yang ada di wilayah, guna mencegah terganggunya stabilitas keamanan daerah maupun nasional. Wilayah yang telah berkembang sangat dinamis tersebut memiliki tingkat permasalahan yang kompleks, baik dari aspek geografi, demografi terlebih lagi dalam aspek kondisi sosial. Dengan demikian dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan termasuk pemberdayaan wilayah pertahanan di wilayah Korem 044/Gapo dibutuhkan penanganan yang spesifik sejalan dengan kondisi budaya dan perkembangan sosial yang mewarnai kehidupan masyarakat. Situasi wilayah Provinsi Sumsel dan Babel dewasa ini secara umum saya nilai dalam kondisi yang kondusif. Namun demikian saya berharap agar kita semua tidak lengah, khususnya para prajurit sebagai alat negara hendaknya selalu siap dan waspada terhadap berbagai kemungkinan negatif yang timbul. Lebih lanjut Pangdam II/Swj mengatakan, Korem 044/Gapo dalam beberapa tahun belakangan ini telah mampu menciptakan kondisi ketahanan wilayah yang relatif baik dan terkendali. Hal ini dapat terwujud berkat kerja sama dengan segenap aparat pemerintahan dan masyarakat. Namun demikian perlu tetap diwaspadai hal- hal yang dapat menimbulkan kerawanan, mengingat gangguan keamanan wilayah masih sangat mungkin terjadi sebagai akibat tingginya dinamika kehidupan masyarakat dan dinamika kehidupan politik khususnya pasca ditetapkannya hasil Pemilu Kepala Daerah di beberapa Kabupaten di Sumsel. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu dioptimalkan kegiatan deteksi dan cegah dini serta upaya pembinaan teritorial untuk menjamin agar dinamika yang sedang berkembang tidak mengarah pada timbulnya konflik dan perpecahan di dalam masyarakat serta tidak mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Pada kesempatan ini sekaligus saya menghimbau kepada segenap masyarakat, agar dalam upaya menciptakan situasi yang kondusif, aman dan tertib, hendaknya kita bersama-sama dapat membangun kedekatan sosial, menumbuhkan semangat soliditas, saling menghargai dan berupaya menghindari konflik baik antara sesama aparat negara maupun antara warga masyarakat. Dengan demikian citra positif daerah dan kelangsungan pembangunan di wilayah Prov. Sumsel dan Prov. Babel dapat diwujudkan, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Demikian pula kepada seluruh prajurit jajaran Korem 044/Gapo sebagai Satuan Kewilayahan dalam upaya mewujudkan profesionalisme prajurit, saya menekankan untuk terus meningkatkan disiplin, mematuhi semua aturan dan ketentuan yang berlaku, agar terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran. Selain itu sebagai prajurit satuan kewilayahan, kalian harus mampu memahami dan mengimplementasikan Lima Kemampuan Teritorial secara baik dan benar, guna mengoptimalkan pemberdayaan wilayah pertahanan sesuai yang diamanatkan dalam UU No. 34 tahun 2004 TNI, guna mewujudkan pertahanan negara yang tertata dengan baik, kuat dan handal. Hadir dalam upacara tersebut yaitu, Wakil Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel, Ketua DPRD Provinsi Sumsel dan Kota Palembang, Kasdam II/Swj, Irdam II/Swj, Para Danrem jajaran Kodam II/Swj, Kapoltabes Palembang, Para Asisten Kasdam II/Swj, dan Para Dan/Ka Balak Dam II/Swj.
|