Selamat Datang Di Website Kodam II/Sriwijaya "Patah Tumbuh Hilang Berganti"  Manunggal Dengan Rakyat TNI AD Kuat.
Search



10/12/2018 12:37:36

Menu Utama

 HOME
 NORMA
       Sapta Marga
       Sumpah Prajurit
       11 Asas Kepemimpinan
       8 Wajib TNI
       Panca Prasetya Korpri
       Perintah Harian Panglima TNI
 PRASAJA
       Struktur
       Pangdam
       Kasdam
       Jajaran
       Hari Jadi
       Peta Dislokasi Satuan Kodam II
       Penugasan
       Visi & Misi Kodam II
 SEJARAH
       Organisasi
       Panglima
       Sesepuh
       Pergolakan
       Perjuangan
       AM Belanda
       Kisah Heroik
 IDENTITAS
       Lambang
       Pataka
       Mars
 SATUAN KODAM II/ SWJ
       KOREM
       BATALYON
 PENDAFTARAN PRAJURIT
       Pendaftaran AKMIL
       Pendaftaran PA PK
       Pendaftaran Bintara
       Pendaftaran Tamtama
       Pendaftaran Beasiswa PA PK
       Bintara Unggulan & Kowad
 KONTAK
 GALLERY
 COMMENTS
 PENERANGAN PASUKAN
       PENERANGAN PASUKAN
 ARTIKEL
Latest News

SINERGITAS PRAJURIT KIKAV 5/GCC DAN ANGGOTA POLRES PALEMBANG TANGKAP PENGEDAR SABU
07/12/2018 23:53
FUN BIKE DALAM RANGKA HARI JUANG KARTIKA
07/12/2018 14:16
KOREM 041 GAMAS BERSIHKAN PANTAI PANJANG BENGKULU
07/12/2018 14:01
KODAM II/SWJ GELAR BHAKTI SOSIAL
06/12/2018 16:56
50 PESERTA IKUTI BINKOM APINTEL/PAM TNI DI KODAM II/SWJ
05/12/2018 21:19
15 ATLET KODAM II/SWJ IKUTI KEJURNAS ORIENTEERING DI MALANG
05/12/2018 20:25
CEGAH PRAJURIT GUNAKAN NARKOBA, KODAM II/SWJ KEMBALI LAKUKAN TES URINE SECARA MENDADAK
04/12/2018 16:12
USAI SHALAT DZUHUR, PANGDAM BERI KULTUM
03/12/2018 16:42
KODAM II/SWJ MENGGELAR PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1440 H
30/11/2018 16:15
PNS KODAM II/SWJ IKUTI PERINGATAN HUT KORPRI DI HALAMAN KANTOR GUBERNUR SUMSEL
30/11/2018 14:25
Email

INTERNAL E-MAIL

 

Calendar

Desember 2018
MiSnSeRbKmJmSb
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     

KASAD : PENANGGULANGAN TERORISME MEMERLUKAN TINDAKAN KOMPREHENSIF DAN SINERGIS SECARA MULTILATERAL.

Kamis, 18 Oktober 2018 (07:18)

(Dispenad)

WASHINGTON -  Penanggulangan terorisme memerlukan upaya tindakan komprehensif yang menyentuh akar permasalahan utama tanpa memberikan label pada satu kelompok, seperti agama, negara atau ras.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono saat mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada acara  The 2018 Chiefs Of Defense Conference di Washington, D.C, Amerika Serikat, Selasa (16/10/2018).

Chiefs of Defense Conference merupakan forum internasional puncak tahunan bagi para Panglima Militer dari mitra pertahanan AS di seluruh dunia. Pertemuan yang baru dilaksanakan tiga kali oleh AS ini, berlangsung selama satu hari penuh dan dipimpin langsung oleh Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Joseph Dunford.

Tujuan penyelenggaraan tahun ini lebih difokuskan kepada kerjasama transregional serta mempertahankan dari ancaman Violent Extremis Organization (VEO) melalui pendekatan strategik hubungan militer guna meng-counter terorisme.

Pada kesempatan tersebut, Kasad Jenderal TNI Mulyono yang mewakili Panglima TNI menyampaikan tentang situasi kerjasama regional trilateral antara Indonesia, Philipina dan Malaysia di Laut Sulu atau yang dikenal dengan Terrorist Triangle Transit.

 Terkait isu tersebut, Kasad menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi potensi ancaman yang ada dilakukan dengan kegiatan patroli maritim dan patroli udara bersama serta berbagi informasi antar militer ketiga negara ini. 

“Dalam konteks yang lebih luas, karakteristik trans nasional dari terorisme yang memiliki jaringan internasional,  untuk menghadapinya membutuhkan pemanfaatan ASEAN sebagai forum utama penting dalam kerja sama penanganan terorisme. Ini semakin urgen,  dengan beralihnya pola gerakan terorisme dari yang semula terpusat di Timur Tengah, menjadi tersebar ke berbagai belahan dunia”, tegas Kasad.

Kasad Jenderal TNI Mulyono menjelaskan, menyadari akan kompleksitas permasalahan serta pentingnya strategi yang komprehensif, Pemerintah Indonesia mengupayakan agar pola penanganan yang diambil di tingkat nasional selaras dengan upaya dalam lingkup regional dan global,”sambungnya.

Kasad juga menyampaikan pandangannya bahwa solusi smart approach yang bersifat multi aspek dan berjangka panjang sangat efektif dalam menghadapi perkembangan organisasi ekstrimis di kawasan Indo-Pasifik.

 Hal ini dikarenakan diwilayah ini banyak sekali permasalahan kesenjangan diberbagai aspek kehidupan yang dapat digunakan sebagai ruang hidup organisasi ekstrimis.

“Solusi dengan hard approach tidak akan menghentikan berkembangnya ekstrimisme. Persoalan ini, bukan hanya masalah keamanan dan pertentangan kelompok. Kita harus berjalan bersama dalam suatu wadah internasional, dan merumuskan langkah-langkah konkrit untuk menyelesaikan akar dari permasalahan secara berkelanjutan”, tegasnya.

Selain penyampaian situasi kerjasama regional terkait penanganan isu Laut Sulu dari  Kasad Jenderal TNI Mulyono. Dalam forum ini juga terdapat penyampaian dari beberapa Panglima militer negara lain diantaranya tentang pandangan global tentang ISIS, misi NATO di Irak, G5 Shahel di Afrika Barat, RSM di Afghanistan, OP Sophia/perdagangan  manusia di Laut Mediterania serta pada bagian akhir dilanjutkan dengan diskusi.


 
Profil

 
 
 PANGDAM II/SWJ
MAYJEN TNI IRWAN, S.I.P.,M.Hum.
 

  KASDAM  II/SWJ
BRIGJEN TNI SYAFRIAL, psc, M.Tr (Han)
LINK

 

Pemerintah Indonesia

 

    

   TNI        KEMHAN

 

 

TNI AL
   045 GAYA 
   BATALYON
   BATALYON
  
Penerangan Pasukan

Suara Sriwijaya

HARI JUANG KARTIKA

TNI AD MENGABDI DAN MEMBANGUN  BERSAMA RAKYAT

 


 
 

Copyright © 2009 by Kodam II Sriwijaya. Development & Design by Digital Kreasi