TARGETKAN PENINGKATAN PRODUKSI PANGAN 15 PERSEN
Kamis, 29 Januari 2015 (16:45)
Kodim 0405/Lahat Komando Distrik Militer (Kodim) 0405 Lahat dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH), menargetkan peningkatan produksi pangan sebesar 15 persen, dalam waktu tiga tahun mendatang, di tiga wilayah yaitu, Kabupaten Lahat, Empat Lawang, dan Kota Pagaralam.
Komandan Kodim (Dandim) 0405 Lahat Letkol Inf Tri Haksoro menjelaskan, dalam rangka mendukung program pemerintah untuk meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional, TNI AD berpartisipasi untuk membantu pemerintah daerah demi percepatan swasembada pangan yang dimiliki untuk dikelola menjadi lahan pertanian melalui kerjasama dengan Kelompok Tani. Dandim mengatakan Pemerintah merencanakan dan menargetkan swasembada pangan dalam kurun waktu tiga tahun kedepan. Menurutnya, Presiden RI Joko Widodo telah memerintahkan kepada TNI khususnya TNI AD untuk membantu pemerintah daerah di wilayahnya guna mensukseskan program peningkatan produksi pangan. “Dalam melaksanakan ketahanan pangan menuju swasembada pangan harus ada pendampingan, babinsa akan mendampingi para kelompok tani yang ada diwilayahnya masing-masing,” beber Dandim, pada rapat ketahanan pangan bersama Dinas TPH, di Makodim 0405 Lahat, kemarin (26/1). Rapat koordinasi tersebut sambungnya, bertujuan untuk memperkuat hubungan kerjasama antara Kodim 0405 Lahat dengan pemerintah daerah guna membangun sinergitas dalam mendukung pelaksanaan program Pemerintah mewujudkan swasembada pangan yang kuat. "Target awal kita ada peningkatan produksi pangan 15 persen hasil panen dari tahun sebelumnya, mindset petani yang hanya satu kali tanam akan kita rubah, menjadi dua kali tanam dalam setahun," tegas Dandim. Sementara, Kepala Dinas Tanaman, Pangan, Holtikultura (TPH) Lahat Agustia Budiman, mengatakan tahun ini berencana mengalokasi lahan seluas dua ribu hektar (ha) di tiga kecamatan seperti Kecamatan Jarai, Pajar Bulan dan Suka Merindu. Menurut dia pemilihan lokasi tersebut lantaran peluang produksinya cukup besar karena potensi air, lahan dan kelompok tani yang dinamis. Ketiga Kecamatan tersebut diharapkan dapat memaksimalkan hasil pangan. Melalui program upaya khusus (UPSUS) kata dia, diharapkan ada peningkatan produksi padi dari 500 kwintal hingga satu ton dari capaian semula di tiga kecamatan ini. "Para petani biasanya lemah di modal, karena itu titik berat Bupati Lahat Aswari membantu pada para petani, seperti benih, pupuk, pestisida," bebernya. Untuk memulai target pencapaian, sambungnya, telah disiapkan dari sekarang. Penanaman padi direncanakan mulai dari April- Mei tahun ini. Hasilnya sendiri diperkirakan dapat dipanen bulan Agustus dan September mendatang. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan melibatkan Camat, Koramil, Babinsa, Penyuluh pertanian, BP3K, pengecer sarana produksi, dan seluruh kelompok tani.
|