Perkokoh Karakter Prajurit, Jasdam II/Sriwijaya Terima Penyuluhan Binrohis dan Bintalidjuang
Rabu, 28 Januari 2026 (10:48)
Jasmani Kodam II/Sriwijaya menerima kegiatan Penyuluhan Pembinaan Rohani Islam (Binrohis) dan Pembinaan Mental Ideologi Kejuangan (Bintalidjuang) bagi seluruh personelnya. Kegiatan ini digelar di Aula Serbaguna Majasdam II/Sriwijaya, Palembang, Rabu (28/01/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis komando satuan dalam memperkokoh landasan spiritual serta memupuk semangat nasionalisme di lingkungan Kodam II/Sriwijaya. Di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks, penguatan mental dan ideologi dinilai menjadi fondasi krusial bagi setiap prajurit dalam menjaga integritas dan profesionalisme menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Acara ini diikuti oleh para Prajurit dan PNS serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Jasdam II/Sriwijaya. Hal ini menunjukkan komitmen bersama bahwa pembinaan mental tidak hanya menyasar individu prajurit, namun juga menyentuh aspek keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam kehidupan militer.
Kajasdam II/Sriwijaya Kolonel Inf Mochamad Arief Gumelar, S.I.P., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara kesiapan fisik dan kesiapan mental bagi setiap prajurit.
Senada dengan hal tersebut, Wakabintaljarahdam II/Sriwijaya, Letkol Inf Rusdi, yang hadir mewakili Kabintaljarahdam II/Sriwijaya, menegaskan bahwa pembinaan mental adalah pilar utama dalam membentuk karakter prajurit yang tangguh, beretika, serta tetap setia pada koridor NKRI.
Memasuki sesi inti, narasumber dari Tim Bintaljarahdam II/Sriwijaya, PNS Saipulah, S.Sos.I., memaparkan materi mendalam mengenai penguatan nilai-nilai religi dan ideologi kejuangan.
Dalam paparannya, beliau menyoroti bahwa pemahaman ideologi yang kuat dan integritas moral yang tinggi merupakan benteng paling ampuh dalam menangkal pengaruh negatif di era digital serta memperkuat dedikasi dalam tugas sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, suasana interaktif sangat terasa melalui antusiasme peserta pada sesi tanya jawab, terutama saat mendiskusikan implementasi nilai kejuangan dalam kehidupan keluarga.
|