Pembangunan Jembatan Gantung Desa Pusar Capai 46,90%, Akses Strategis Bagi Masyarakat Baturaja Barat
Senin, 02 Februari 2026 (16:29)
Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Ogan di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), terus menunjukkan tren positif. Proyek yang berada di bawah wilayah teritorial Koramil 012/Baturaja Kodim 0403/OKU ini, diproyeksikan memperlancar akses bagi mobilitas warga sekitar.
Berdasarkan laporan terbaru per tanggal 2 Februari 2026, realisasi fisik pekerjaan telah mencapai angka 46,90%.
Jembatan ini dirancang dengan spesifikasi teknis yang mumpuni guna memastikan keamanan dan ketahanan jangka panjang. Memiliki panjang bentang sekitar 100 meter dan lebar 2 meter, jembatan ini melintasi Sungai Ogan yang memiliki lebar kurang lebih 50 meter. Konstruksi ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh masyarakat yang selama ini bergantung pada akses memutar atau transportasi air yang terbatas.
Saat ini, tim di lapangan tengah fokus pada sejumlah pekerjaan yang menuntut ketelitian tinggi. Fokus utama meliputi pengelasan pabrikasi tiang pylon yang akan menjadi struktur penyangga utama jembatan gantung tersebut. Selain itu, para pekerja juga tengah menyelesaikan tahap pengecoran footplat sebagai kedudukan pylon serta pemasangan begisting footplat untuk memastikan kekuatan fondasi jembatan.
Dandim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., dalam keterangannya menyampaikan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam memajukan infrastruktur pedesaan. Beliau menekankan bahwa kehadiran jembatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung akses pendidikan dan kesehatan bagi warga Desa Pusar dan sekitarnya.
Letkol Arh Yusuf Winarno juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal jalannya pembangunan agar selesai tepat waktu dengan kualitas yang sesuai standar. Beliau memberikan apresiasi kepada seluruh personel dan pekerja di lapangan yang tetap bekerja keras di tengah tantangan cuaca dan teknis. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci sukses rampungnya jembatan ini.
Dengan progres yang hampir menyentuh angka 50%, optimisme menyelimuti warga Desa Pusar akan hadirnya akses yang lebih aman dan nyaman. Keberadaan jembatan gantung ini nantinya diyakini akan mendongkrak perekonomian lokal, memudahkan distribusi logistik dan aktifitas warga sekitar.
|