Zero Accident Dalam Pendidikan dan Latihan, Kasdam II/Sriwijaya : Perketat Prosedur Keamanan di Rindam II/Sriwijaya
Rabu, 04 Februari 2026 (07:57)
Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., memberikan pengarahan penting kepada seluruh Prajurit dan PNS Rindam II/Sriwijaya bertempat di Aula Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam II/Sriwijaya, Lahat, Rabu (04/02/2026).
Dalam arahannya, Brigjen TNI Iwan Ma’ruf menyoroti pentingnya mitigasi risiko di lingkungan pendidikan dan latihan. Ia menegaskan bahwa insiden cedera, baik kategori ringan maupun fatal, merupakan hal yang harus dihindari melalui perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat di setiap tahapan kegiatan.
Beliau menekankan bahwa perencanaan pengamanan tidak boleh hanya menjadi formalitas administratif atau sekadar "di atas kertas".
Kasdam menginstruksikan agar seluruh personel pengamanan yang telah ditunjuk wajib hadir secara fisik dan memiliki kesiapan mental serta materiil yang optimal di lapangan.
Lebih lanjut, Kasdam mengingatkan para pembina dan pelatih untuk selalu responsif terhadap situasi darurat. Jika terjadi insiden, tindakan cepat harus segera diambil dengan memberikan ruang dan waktu yang cukup bagi tim medis untuk melakukan penanganan secara tepat sesuai prosedur kesehatan yang berlaku.
"Kita tidak boleh menganggap remeh cedera, sekecil apa pun itu. Pengawasan harus dilakukan secara luas dan mendalam; jangan sampai karena terlalu fokus pada satu titik, hal berbahaya lainnya terabaikan sehingga mengakibatkan personel terlantar," tegas Brigjen TNI Iwan Ma’ruf di hadapan para peserta arahan.
Kasdam juga menggarisbawahi bahwa pengamanan terhadap siswa selama latihan merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Meski demikian, kewaspadaan tersebut tidak boleh menimbulkan keraguan dalam bertindak. Seluruh personel diminta untuk tetap tegas dan percaya diri dengan selalu bersandar pada standar operasional prosedur (SOP) yang benar.
Menutup rangkaian arahannya, Jenderal Bintang Satu ini berpesan agar seluruh keluarga besar Rindam II/Sriwijaya senantiasa menjaga kesehatan, keselamatan, dan kedisiplinan. Ia berharap proses pencetakan prajurit yang tangguh tetap mengedepankan aspek profesionalisme dan keamanan sebagai pondasi utama keberhasilan pendidikan.
|