Sinergi Pencegahan Karhutla 2026, Pangdam II/Sriwijaya : Siaga Penuh Dukung Reaktivasi Desk Karhutla Nasional
Rabu, 06 Mei 2026 (11:25)
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menghadiri Apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Karhutla Provinsi Sumsel serta Reaktivasi Desk Karhutla Nasional Tahun 2026 di Halaman Griya Agung, Palembang, Rabu (6/5/2026). Bertindak sebagai Pimpinan Apel, Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago memimpin langsung pemeriksaan kesiapan pasukan dan alat utama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh stakeholder untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga paru-paru dunia, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.
Apel dihadiri juga sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat, Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, serta jajaran Forkopimda Sumsel. Rangkaian kegiatan diisi dengan simulasi pemadaman karhutla, penyerahan bantuan BNPB dan CSR, hingga peninjauan gelar peralatan modern. Kehadiran para menteri menegaskan bahwa penanggulangan karhutla merupakan prioritas nasional yang memerlukan aksi nyata dan terintegrasi di lapangan.
Usai apel, Pangdam II/Sriwijaya mendampingi Menko Polkam RI dalam silaturahmi bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Sumsel di Griya Agung. Pertemuan ini bertujuan mempererat kemitraan antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan elemen masyarakat dalam menciptakan stabilitas keamanan serta lingkungan yang kondusif.
Pangdam II/Sriwijaya menegaskan bahwa jajaran Kodam II/Sriwijaya siap siaga 24 jam dalam mendukung program pemerintah terkait mitigasi bencana dan perlindungan hutan dari ancaman api demi kesejahteraan masyarakat Sumsel.
Rangkaian kunjungan kerja diakhiri dengan peninjauan lapangan ke Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Talang Aman dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 31 Palembang untuk melihat langsung implementasi program pemberdayaan masyarakat.
Sinergi melalui koordinasi Desk Karhutla hingga kunjungan sosial ini diharapkan menjadi _blueprint_ penanganan bencana yang komprehensif, di mana kesiapsiagaan fisik berjalan selaras dengan kesejahteraan dan edukasi masyarakat di tingkat akar rumput.
|