Kodam II/Sriwijaya Buka Seleksi Caba dan Cata PK TNI AD Gelombang III TA 2026 Secara Transparan dan Objektif
Selasa, 21 Juli 2026 (14:33)
Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis, M.D.A., secara resmi memimpin Laporan Kesiapan Pemeriksaan dan Pengujian Penerimaan Calon Bintara (Caba) PK serta Calon Tamtama (Cata) PK TNI AD Gelombang III TA 2026 di Ruang Puskodalops Makodam II/Sriwijaya, Palembang, pada Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan secara tatap muka dan daring ini dihadiri oleh Kasdam II/Swj selaku Ketua Panda, Irdam II/Swj selaku Katim Pengawas, Danrem 045/Gaya, para Asisten Kasdam, Kakesdam, Kaajendam, Kajasdam, serta jajaran panitia. Dalam penyampaiannya, Pangdam menegaskan jadwal pendaftaran online untuk Calon Bintara yang berlangsung sejak 17 Juli hingga 2 Agustus 2026, serta Calon Tamtama mulai 14 Juli hingga 15 Agustus 2026, di mana alokasi pendidikan pertama bersifat nasional dan ditentukan oleh Panpus TNI AD. Proses seleksi penerimaan ini dilaksanakan secara ketat, transparan, dan objektif guna memilih calon prajurit sukarela yang berkualitas serta memiliki integritas tinggi sesuai kebutuhan organisasi TNI AD. Seluruh peserta yang telah terdaftar dan tervalidasi wajib mengikuti tahapan uji tingkat Panda mencakup pemeriksaan administrasi, kesehatan tahap I (disertai EKG jantung), kesamaptaan jasmani, hingga data awal penelitian personel (Litpers) sebelum dilanjutkan ke Sidang Pemilihan di Palembang maupun Pangkal Pinang. Peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti ujian tingkat Panpus/Sub Panpus, meliputi Rikmin, Rikkes Tahap II, Uji Jasmani, Psikologi, Litpers tertulis dan wawancara hingga Sidang Pantukhir untuk menentukan calon yang berhak mengikuti pendidikan pertama. Pangdam menekankan untuk lebih selektif dalam proses seleksi agar berjalan lebih efektif dan tepat sasaran dalam menjaring potensi terbaik generasi muda. Beliau menginstruksikan kepada seluruh panitia penerimaan di wilayah Kodam II/Sriwijaya agar menjalankan tugas secara profesional, obyektif, cermat, dan berdedikasi tinggi. Langkah ini diharapkan dapat melahirkan prajurit-prajurit TNI AD masa depan yang tangguh, berintegritas, dan siap memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
|