APARAT KOWIL AKAN MEMBEKALI CALON PRAJURIT
Senin, 02 Februari 2015 (18:25)
Palembang, (Pendam II/Swj), Dalam rangka menyiapkan pemuda dan pemudi untuk siap mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI / TNI AD baik untuk golongan Perwira, Bintara dan Tamtama, Senin (2/2/2015) Staf Umum Personel Markas Besar Angkatan Darat, memberikan pembekalan kepada pejabat yang berkaitan dengan seleksi penerimaan prajurit dan Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) jajaran Kodam II/Swj guna ikut serta menyiapkan calon prajurit TNI/TNI AD yang berada di wilayah tugasnya masing-masing, bertempat di Gedung Sudirman Kodam II/Swj Palembang.
Tim Mabesad yang diketuai Pabandya-2/Lurjahril Spaban IV/Binwatpers Spersad, Letnan Kolonel Inf Apriadi Dirbas dalam pembekalan kepada Apkowil jajaran Kodam II/Swj mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2014 terjadi peningkatan animo masyarakat yang mendaftar masuk menjadi prajurit TNI/TNI AD, namun peningkatan tersebut tidak dibarengi dengan peningkatan calon dalam mengikuti proses seleksi, sehingga gagal. Kegagalan tersebut diakibatkan oleh kurangnya pengetahuan calon prajurit tentang persyaratan untuk menjadi prajurit TNI / TNI AD, terutama yang berasal dari wilayah terluar, terpencil dan perbatasan NKRI. “Sistem seleksi penerimaan prajurit saat ini dilaksanakan secara ketat dan singkat (hanya 8 hari), sehingga calon prajurit harus menyiapkan diri sejak dini dan maksimal”, ujar Letkol Inf Apriadi Dirbas. Oleh sebab itu, menurut Letkol Inf Apriadi Dirbas, maka Apkowil khususnya para Babinsa perlu memiliki bekal yang memadai dalam penerimaan prajurit, sehingga nantinya mampu memberikan infomasi yang benar dan pembinaan kepada calon prajurit terkait persyaratan administrasi, psikologi, jasmani, mental ideologi, dan kesehatan, sehingga calon prajurit yang berada di wilayah tugasnya memiliki kesiapan yang mantab dan berhasil lulus. Sementara itu, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Iskandar M.Sahil, SE dalam sambutan tertulis yang dibacakan Waaspers Kasdam II/Swj Letkol Inf Edy Basuki pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa tuntutan dan tantangan tugas TNI Angkatan Darat saat ini dan ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga diperlukan sumber daya prajurit yang benar-benar berkualitas, yang mampu menjawab berbagai persoalan dan dinamika tuntutan tugas. Untuk itu, menurut Panglima harus dimulai dari proses penerimaan, sehingga diperoleh calon-calon prajurit TNI AD yang benar-benar berkualitas dan memenuhi semua kriteria dan persyaratan yang ditentukan, baik dalam aspek Administrasi, Fisik Kesamaptaan Jasmani, Akademik, Psikologi, Kesehatan maupun Mental Kepribadian. “Hasil proses seleksi inilah yang akan menentukan kualitas personel yang akan mengawaki organisasi TNI/TNI AD di masa yang akan datang”, tandas Pangdam. Pangdam juga meminta agar Apkowil dapat memberikan informasi yang positif, benar dan obyektif kepada masyarakat tentang proses penerimaan prajurit TNI/TNI AD yang dilaksanakan secara transparan dan objektif, tidak ada kecurangan ataupun pungutan biaya apapun, semua gratis.
|