KELUARGA BESAR TNI-POLRI PROVINSI BENGKULU TERIMA SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA, PORNOGRAFI DAN KDRT
Kamis, 01 Maret 2018 (09:16)
Bengkulu, (Penrem 041/Gamas) Keluarga Besar TNI-Polri di wilayah Provinsi Bengkulu menerima Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pornografi dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diselenggarakan oleh Organisasi Aksi Solidaritas era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja) bertempat di Gedung Balai Prajurit Gamas Jalan. Pembangunan No. 3 Padang Harapan Kota Bengkulu. Rabu (28/2/2018).
Sosialisasi ini dihadiri oleh Danrem 041/Gamas Kolonel Inf Irnando B Sinaga, Danlanal Bengkulu, Kasrem 041/Gamas, para Dandim jajaran Rem 041/Gamas, para Kasirem 041/Gamas, Para Kasadisjan/Kabalakarem 041/Gamas, Ketua Dharma Pertiwi Cabang Daerah “B” Ny. Ulan Irnando B Sinaga, Ketua Bhayangkari, Ketua Jalasenasri, PNS TNI/Polri, PPM, FKPPI, Veteran dan Warakawuri, ibu-ibu Dharma Pertiwi, Jalasenastri dan Bhayangkari serta tamu undangan lainnya. Danrem 041/Gamas Kolonel Inf Irnando B Sinaga., membacakan sambutan Pangdam II/Swj mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan tersebut dimaksudkan sebagai upaya preventif dan antisipatif dalam rangka melindungi prajurit beserta keluarganya dari bahaya penyalahgunaan Narkoba serta tindak kekerasan yang kian marak akhir-akhir ini. Dikatakan bahwa, fenomena masinya peredaran narkoba di Indonesia dan menyentuh segenap lapisan masyarakat dari berbagai macam profesi tidak terkecuali menyasar kepada prajurit TNI, Polri dan PNS, ini patut diwaspadai. Karena merupakan salah satu bentuk nyata perang modern, atau Proxy War yang bertujuan untuk menghancurkan suatu Negara dengan merusak generasi mudanya, agar dimasa mendatang kita tidak memiliki generasi yang berkualitas tinggi. Narkoba kini telah dijadikan sebagai alat untuk membuat hilangnya generasi yang berkualitas (Lost Generation). Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga mengingatkan bahwa sebagai orang tua harus bijak dan waspada terhadap maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun bahaya pornografi dikalangan anak-anak muda. Orang tua sekarang dituntut lebih peka dan terbuka, terutama yang menyangkut kebutuhan anak-anak. “Orang tua mempunyai tanggung jawab yang besar untuk dapat menjaga, membesarkan dan melindungi anak-anaknya dengan penuh perasaan cinta sehingga terhindar dari penyalahgunaan narkoba, bahaya pornografi maupun kekerasan dalam rumah tangga”, ujar Pangdam. Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan penyuluhan yang disampaikan oleh para narasumber, antara lain Dir Narkoba Polda Bengkulu Kombes Pol Drs. Imam Syahroni, Badan Perencana Perempuan dan anak Ibu Sonika dan Bapak Victor. Disela kegiatan penyuluhan hadir juga rombongan Tim Bidang 3 Sosbud Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja) diantaranya, Ibu Nora Tristyana Ryamizard, Ibu Siti Farida Partikno, Ibu Endang Nugrahani Anung, Ibu Ridho Idrus, Ibu Voni Iravati, Ibu Hasbiyah Natsir, Ibu Elisye Laoly, Ibu Yasmin Fachir dan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto. Selain penyuluhan sosialisasi yang mengangkat tema “Keluarga TNI – Polri Di Bumi Sriwijaya Bersatu Lawan Narkoba, Pornografi dan Kekerasan Demi Masa Depan Indonesia Gemilang“, diisi dengan dialog interaktif Tim 3 Sosbud OASE dengan para peserta penyuluhan disertai pembagian hadiah atau Door Prize.
|